Kamis, 07 Desember 2017

WAHANA SWAFOTO TERBARU: 3D STREET ART ALA KOTA TARI TOPENG


Oleh: Alin Ifa


Kelihatan keren kan street art-nya? Sebagian orang pasti akan berkomentar dengan excited-nya, luar negeri punya! Memang, ya, segala yang berbau luar negeri pasti akan dianggap keren oleh orang-orang kita. Mau itu seni lukis jalan seperti di samping, ataupun produk-produk luar dari mulai baju, sepatu, hingga lagu. Tulisan ini sama sekali tak akan disangkutpautkan dengan rasa nasionalisme kita yang sudah mulai berkurang. Well, bisa kamu lihat dari judul, aku justru bakal memperkenalkan satu wahana swafoto street-art yang tidak kalah kece dengan gambar di atas.
Memang sudah banyak street-art yang Indonesia punya, dipamerkan di dinding atau jalan-jalan. Tapi kali ini aku akan mengulas satu lokasi street-art terbaru. Letaknya persis di kota perbatasan Jakarta-Bogor. Ayo tebak kota apa? Ya, Depok! Kota Tari Topeng ini punya satu lokasi street-art baru. Aksesnya mudah terjangkau oleh kendaraan bermotor, umum—baik angkot, ojek konvensional/online, atau bahkan bus—, mobil pribadi maupun jalan kaki.
Lokasi persisnya yaitu terletak di Jalan Tondano, Depok Timur—arah depan, kalau kata orang-orang sana. Bagi kalian yang dari Jakarta, Bogor, ataupun kota-kota lain, yang tertarik berswafoto ria di sini, bisa berpatokan pada dua jalan utama Kota Depok, yaitu Jalan Margonda, atau perbatasan antara Depok dan Bogor; lokasi Simpangan Depok. Patokan lebih spesifiknya untuk menuju ke lokasi, tinggal tanya aja ke warga sekitar sana Depok Timur Depan, atau Polsek Depok. Nah, lokasinya dekat banget dari dua tempat itu.
Lokasi street-art di Jalan Tondano ini dikembangkan oleh para pemuda di jalan itu sejak awal 2017. Para pelukis berbakat di sana menuangkan ide mereka ke jalan komplek sekitar rumah, dan mengundang warga untuk berswafoto. Menurut salah satu pemuda, ide mengkomersilkan jalan yang awalnya polos ini muncul ketika banyak diantara mereka yang memiliki hobi yang sama, lalu didukung oleh pejabat setempat. Maka, jadilah lokasi street-art Tondano. 
Omong-omong soal komersil, banyaknya pengunjung yang datang setiap sore hari untuk berfoto membuktikan kalau kata itu dianggap angin lalu oleh mereka. Dari mulai anak-anak kecil, remaja, hingga rombongan ibu-ibu, tumpah ruah di jalan ini di hampir setiap sore. Tarif yang dikenakan oleh para pemuda ini murah nan meriah banget. Untuk bisa berswafoto sepuasnya, pengunjung hanya harus membayar parkir 2000 rupiah dan uang lukis seikhlasnya. Bahkan menurut salah satu pemuda, ada yang tidak memberi uang terakhir itu. Tapi katanya, tak apa, asal bisa melihat orang senang dan menyalurkan hobi.
Untuk kamu yang terbiasa makan saat berwisata, jangan khawatir bakal kelaparan (hihihi). Dimana-mana, keramaian publik akan mengundang para tukang jajanan jalanan hadir. Begitupun di jalan ini. Kalau hari lagi cerah-cerahnya plus sedang ramai-ramainya, akan ada banyak tukang jajanan yang singgah di jalan ini, dari mulai cilok, batagor, bahkan sampai ketoprak. Tapi itu bukan berarti kalau jalan ini lagi sepi, jadi kamu tidak akan bisa makan apa-apa. Tidak begitu, kok. Persis di depan Jalan Tondanonya sendiri ada toko sejuta jalan alias Alfamart. Jadi kamu tidak perlu khawatir akan kelaparan atau kehausan waktu berkunjung ke mari. Tapi kalau masih paranoid juga, tidak ada salahnya membawa bekal minum atau cemilan sendiri (asal jangan nyampah wkwkwk...)

















Terlihat seru, kan, berswafoto di sana? So, tunggu apalagi, kawan? Tertarik mencoba lokasi swafoto street-art Tondano? Mainlah ke Depok! Jangan lewatkan keseruan berswafoto di atas objek street-art yang bermacam rupa, sekaligus menikmati jajanan jalanan di sini! 




7 komentar:

  1. Depok bukan sekedar kota singgah 🙋

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. Bagus sekali, jadi tertarik ingin kesana 😀

    BalasHapus
  4. Keren tempatnya buat yg suka foto2 di tempat yg kekinian 😅

    BalasHapus
  5. Perlu di support untuk anak-anak mudanya yang kreatif

    BalasHapus
  6. Kreatif sekali yahh orang-orang depok, jadi pengen kesana liat gambar aslinya dan sekalian foto-foto juga��

    BalasHapus