Sumber gambar: http://arfiskandar.blogspot.co.id/2016/05/cinta.html
Saya bukan hendak menceritakan soal Cinta, Rangga, atau apa yang terjadi di antara mereka berdua. Jujur saja, saya tidak terlalu terkesan dengan kisah cinta mereka. Jika di antara kalian ada yang mengira kisah yang akan saya ceritakan adalah mereka, maka lupakan itu. Saya lebih tertarik membicarakan cinta yang sebenarnya.
Kita tak pernah tahu apa yang dimaksud dengan cinta. Cinta bukan hal yang eksak seperti IPA dan Matematika. Tapi cinta juga bukan hal yang abstrak seperti lukisan para maestro. Itulah yang saya tahu.
Oh, ralat. Kalimat pertama itu mungkin hanya berlaku pada saya, haha.. Di antara kalian pasti sudah banyak yang menemukan "love of life". Saya? Tidak begitu. Saya masih harus menerka keabstrakan cinta. Barisan kata yang tertera di monitor bercahaya itu menjadi pedoman saya dalam menerka kata itu.
Tek. Jari menekan satu kata, melanjutkan menuliskan adegan romantis.
Oke, mungkin ini terdengar tidak masuk akal. Saya tidak pernah bisa mengerti satu kata itu, tapi malah menulis adegan romantis. Hahaha... edan.
Jemari ini melanjutkan karyanya, menuntun saya mengkhayalkan sekian momen romantis yang lebih banyak saya ciptakan sendiri, lengkap dengan watak weirdo para tokohnya. Namun, kau tahu, lama kelamaan yang saya tulis terasa makin tidak masuk akal. Makin...tidak menunjukan apa itu "cinta" yang sebenarnya.
Diam, saya berhenti sepenuhnya menuliskan kelanjutan kata. Tertegun. Tertunduk dalam duduk.
"Huh, sialan."
Saya mendengus, meraih kopi di meja. Namun tak lama bukanlah itu yang mengalihkan perhatian saya untuk kembali menulis.
Ponsel saya berbunyi; dering panggilan. Saya melihat layarnya.
Dan sungguhan, tak lama setelah itu saya benar-benar tersadar akan pengertian cinta yang sebenarnya.
"Halo, Dir?" "Ini aku, Lova. Masih ingat?"
Tentu...Tentu saya masih mengingatnya. "Ya--" Dia teman tergila saya sepanjang 21 tahun hidup di bumi... Kami..teman SMA.
"Bisa kita...ketemu? Aku mau jelasin beberapa hal ke kamu."
"Soal...apa, kalo boleh tau?"
"Soal...kita, Dira."
PAMULANG, 17 OKTOBER 2016
NB: BUKAN CERITA BERSAMBUNG YAH... HANYA SEKADAR MENYALURKAN IMAJINASI SEBELUM MENJADI LIAR :P

Tidak ada komentar:
Posting Komentar