Oleh: Awalina Fitri Fajriyah
INTERNET. Tentu kita sudah tidak asing lagi dengan hal satu itu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia luring Edisi V, internet (n) (komp) adalah jaringan komunikasi elektronik yang menghubungkan jaringan komputer dan fasilitas komputer yang terorganisir di seluruh dunia melalui telepon genggam atau satelit. Di zaman modern ini sudah nyaris seluruh manusia memahami jaringan yang bermula dari DARPA dan ARPANET itu. Kecanggihan yang semakin kesini semakin menjadi, membuat banyak orang tertarik memanfaatkannya. Diantara mereka, yaitu adalah para kreator--atau kita bisa menyebutnya dengan orang-orang yang muncul sebagai penikmat dan pembuat suatu kreativitas.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa internet sebenarnya menyimpan banyak potensi, manfaat, kelebihan, dan kekurangan. Kreator level expert, alias yang sudah profesional, banyak memanfaatkan potensi keberadaan internet untuk berkarier. Diantara mereka banyak yang menjadikan internet, serta akun-akun media sosial mereka, menjadi ladang rupiah. Pundi yang dihasilkan tak jarang melebihi pekerjaan manapun yang ada di dunia nyata. Pertanyaan besar yang kebanyakan muncul dari orang-orang yang baru mengetahui hal ini adalah, Siapa yang membayar mereka?
Siapa lagi kalau bukan si raksasa internet Google.Inc? Sekilas, orang dewasa-tua akan menilai keberadaan Google sebagai salah satu perusahaan penyedia internet dan jaringan terbesar di dunia itu sebagai penghancur generasi penerus mereka dengan banyak membiarkan konten-konten—baik itu melalui website, platform-platform mereka seperti blogger.com, youtube.com, atau bahkan Google Book—yang melanggar norma. Toh paham liberalis yang dianut Negara Si Pencipta Google adalah salah satu hal yang memengaruhi juga keberadaan semua konten-konten itu. Namun, hendaklah kita berpikir dari segala sisi. Keberadaan internet yang dijadikan pilihan karier para kreator itu bisa kita jajal. Apalagi sejak 2010, Google telah mendukung para insan kreatif dengan memberi imbalan kepada mereka di setiap karya yang digandrungi penikmat. Mereka mendapat uang untuk membayar para kreator itu dari setiap Negara-negara yang memberi feedback karena iklannya ditayangkan, website pemerintahan yang didukung, dan lain sebagainya. Dengan terus berkembangnya perekonomian Negara-negara dunia, berkarier bersama Google Inc. dan kawan-kawannya adalah pilihan yang sama sekali tidak muluk. Memang butuh kesabaran, dan banyaknya orang yang memanfaatkan pekerjaan dari internet sebagai pekerjaan sampingan, membuat orang-orang yang ingin mencobanya merasa menjajal karier di internet sebagai kreator sesuatu itu adalah hal muluk.
Padahal hal itu tidak sepenuhnya muluk. Jangan melihat karya-karya yang Si Profesional pada saat sekarang-sekarang, tetapi lihatlah karya pertamanya—apa yang ia buat untuk mencari nama, dan berbagi ilmu. Entah itu video, tulisan fiksi, tulisan non fiksi, ataupun malah sebuah website, pasti versi awal mereka tidaklah sebagus yang sekarang. Syarat utama berkarier di internet sebenarnya adalah mempunyai karya yang bermanfaat dan menarik. Cukup itu saja. Kata “menarik” jangan disamakan dengan sebuah karya yang spektakuler atau yang banyak memakan unsur sinematik atau kemodern-an. Sesungguhnya bukan itu. Untuk pemula, cukup targetkan apa yang akan kamu sebar di internet adalah sesuatu yang benar-benar disukaimu. Jangan sekali-kali melihat dari sisi “Si Investor”, tetapi lihatlah karyamu sendiri dari sisi “Si Penikmat”. Kalau kamu sudah menyukai karyamu, maka bagikanlah di internet, melalui blogger, youtube, playbook, atau admob. Nah, setelah membagikan, jangan lupa buat satu hal yang terpenting dari “usaha berkarier di internet”, yaitu akun Google Adsense. Membuat akun Google Adsense tidak sulit. Asal kamu sudah mempunyai akun google (bisa disebut juga dengan gmail), kamu sudah bisa membuat akun adsense dengan menautkan email ke platform Google yang ingin dijadikan sebagai sumber penghasilan.
Mudah, kan? Dewasa ini, sudah banyak yang memiliki akun adsense yang ditautkan ke layanan google dan dijadikan sumber penghasilan. Entah kamu pelajar, mahasiswa, pekerja, ibu rumah tangga, atau orang yang iseng menikmati masa tua tanpa kegiatan yang berarti, adsense patut dicoba sebagai salah satu pilihan karier sampingan maupun utama. Kuncinya adalah sabar dan mau belajar. Suatu hari nanti kamu tidak akan merasa rugi setelah berhasil mengikuti jejak para kreator profesional untuk berkarier di internet. (**)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar